5 Hal yang perlu Diperhatikan Dalam Merancang Asesmen Projek Profil
1. Pertimbangkan keberagaman kondisi peserta didik dan sesuaikan dengan metode asesmen.
Gunakan
pertanyaan ini untuk memandu pembuatan asesmen :
a. Apa
dan bagaimana tingkat kemampuan peserta didik? Apakah sesuai dengan fase
pencapaian elemen dan sub elemen profil?
b. Berapa
jumlah peserta didik yang terlibat dalam
projek profil?
c. Seberapa
besar perbedaan kompetensi peserta didik ?
d. Bagaimana
tingkat keberagaman budaya, social dan ekonomi, peserta didik ? Apakah keberagaman
itu bisa menjadi hambatan pembelajaran peserta didik dalam projek profil?
2. Pertimbangkan
tujuan pencapaian projek profil dan membuat asesmen yang bukan hanya berfokus
pada produk pembelajaran, tetapi berfokus pada dimensi , elemen , dan sub
elemen projek profil Pancasila yang disasar.
3. Pembuatan
indikator perkembangan sub elemen antar fase di awal projek.
Indikator
perkembangan sub-elemen berguna untuk mengetahui kemajuan pencapaian tujuan
projek.
4. Bangun
keterkaitan antara asesmen formatif ( awal dan sepanjang projek profil) dan
sumatif.
Hasil dari asesmen formatif diawal projek profil dapat
dipakai untuk memetakan kekuatan dan kelemahan peserta didik sebagai acuan tim
fasilitator projek profil dalam menentukan indikator ferforma peserta didik ketika
merancang asesmen formatif dan sumatif.
Asesmen formatif yang disusun dengan memperhatikan
tugas sumatif dapat menurunkan beban kerja peserta didik dan memperjelaskan
relevansi tugas formatif.Misalnya , diprojek profil “ Sampahku, Tanggung
jawabku”, asesmen akhir berupa kegiatanmenarik seperti pameran poster aksi
merupakan puncak dariproses pembelajaran projek profil.
Karena pembuatanposter adalah kegiatan yang cukup
berat, peserta didik sudah dipersiapkan sebelumnya dengankegiatan formatif
dimana peserta didik mendapatkan umpan balik mengenai protes danpresentasinya.
5. Jelaskan
Tujuan Asesmen dan Libatkan Peserta Didik Dalam Proses Asesmen.
Misalnya , peserta didik dapat memilih topik yang akan
dinilai, metode asesmen ( tertulis/ tidak tertulis, presentasi/ pembuatan
poster), dan pengembangan rubrik.
Pendidik juga dapat membimbing peserta didik dalam
menggunakan rubrik/ kriteria penilaian agar peserta didik merasa terlibat dalam
mengelola dan menilai proses pembelajaran mereka sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar